Terapi Shalat Bahagia

Assalamualaikum Wr. Wb
23-11-2019 Waktu dimana perkuliahan terakhir dalam Studi Al-Qur’an yang dilaksanakan di Kun Yaquta Convention Centre, dengan Pelatihan/Pendalaman materi mengenai Terapi Sholat Bahagia yang secara langsung di sampaikan oleh Prof. Dr. Moh. Ali Aziz, M.Ag. menjadi materi yang sangat berharga dalam hidup saya. Karena sejatinya hidup tidak hanya mengajarkan sejauh mana kita untuk bersyukur, tetapi juga diimbangi dengan kebahagiaan. Sejauh mana kita bersyukur atas kebahagiaan yang diturunkan oleh-Nya pada kita semua. Tak hanya bersifat duniawi, melainkan juga sampai pada hari akhir nanti.
“Bagi siapa menempuh jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan jalannya ke surga. Sesungguhnya para malaikat meletakkan sayapnya (memayungkan sayapnya) kepada penuntut ilmu karena senang (rela) dengan yang ia tuntut."
23-11-2019 Waktu dimana perkuliahan terakhir dalam Studi Al-Qur’an yang dilaksanakan di Kun Yaquta Convention Centre, dengan Pelatihan/Pendalaman materi mengenai Terapi Sholat Bahagia yang secara langsung di sampaikan oleh Prof. Dr. Moh. Ali Aziz, M.Ag. menjadi materi yang sangat berharga dalam hidup saya. Karena sejatinya hidup tidak hanya mengajarkan sejauh mana kita untuk bersyukur, tetapi juga diimbangi dengan kebahagiaan. Sejauh mana kita bersyukur atas kebahagiaan yang diturunkan oleh-Nya pada kita semua. Tak hanya bersifat duniawi, melainkan juga sampai pada hari akhir nanti.
Prof. Dr. Moh. Ali Aziz, M.Ag Guru Besar/Dosen Pascasarjana UIN Sunan Ampel Surabaya (sejak 2004), Dosen Teladan Nasional (2004 dan 2007); Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (2000-2004), founder dan trainer Terapi Shalat Bahagia di RRI Jakarta pro.1 dan 4 (91.2 FM dan 92.8 FM) dan Radio El Victor Surabaya 93.3 FM, sekaligus penulis yang sudah menerbitkan karya-karya luar biasa dan tersebar luas di jagad raya, satu dari karya yang beliau terbitkan adalah “60 Menit Terapi Shalat Bahagia” dimana di dalamnya akan diajarkan bagaimana tahap menjalankan sholat sebagai terapi dan untuk mendapatkan kebahagiaan.
Pendalaman Terapi Sholat Bahagia ini juga tidak hanya diterapkan di kota yang ada di Indonesia saja, Prof. Dr. Moh. Ali Aziz, M.Ag menerapkan kegiatan ini ke berbagai mancanegara, seperti Iran, Taiwan, dan Hongkong. Berikut penerapan PTSB yang sudah dilakukan, antara lain :
1. PTSB di Teheran Iran
2. PTSB Masjid Wanchai Hong Kong
3. PTSB Grand Mosque Taipei
4. PTSB Masjid Besar Taichung
5. PTSB Mushalla FKPIT Yilan Taiwan
6. PTSB Detention Centre (Penjara) Yilan Taiwan
7. PTSB Bappeprov Jatim
8. PTSB Dokter/karyawan RSI Jemursari
9. PTSB Dokter/karyawan/umum RS Haji Surabaya
10. PTSB (Angkatan I-V) Masjid Al Qolbu Sidoarjo
11. PTSB Guru-Guru Teladan Tuban
12. PTSB Guru-guru SMA Khadijah Surabaya
13. PTSB Lembaga-lembaga Sosial Khadijah
14. PTSB Radio El-Victor Surabaya (angkatan I-IV)
15. PTSB Bank Jatim
16. PTSB (rutin) untuk Duafak di Siwalankerto, Surabaya
17. PTSB Yayasan Panti Asuhan Sabilillah di Hotel Oval Surabaya
18. PTSB Yayasan Panti Al Madinah Surabaya
19. PTSB Aula Kendedes Luzhou Taipei
20. PTSB Dosen dan Karyawan Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya
21. PTSB Masjid Ketintang Permai Surabaya
22. PTSB Ibu-Ibu An-Nuriyah DSI Sidoarjo
23. PTSB Pimpinan dan Dosen UNAIR (Ramadlan 2012)
24. PTSB Masjid Ar Rahmah Darmo Permai Surabaya
25. PTSB Taman Indah Sidoarjo
26. PTSB Nurul Iman Margorejo Indah
27. PTSB Masjid Sim Tsa Tsui Hong Kong
28. PTSB Masjid Nahdlatul Muttaqin Macau
29. PTSB KJRI Causewebey Hong Kong
30. PTSB Gramedia Expo Surabaya
31. PTSB Yayasan Nurul Hayat Surabaya
32. PTSB RS Haji Surabaya
33. PTSB Radio El-Victor Angkatan I-V
34. PTSB Savira Regency Surabaya (Hamam’s Fams)
35. PTSB Sono Kembang Surabaya
36. PTSB Dhaka Bangladesh
37. PTSB Tokyo Jepang
38. PTSB Buah Batu Bandung
39. PTSB Tarakan Kaltim
40. PTSB Grand Mahakam Hotel Jkt
41. PTSB PERTUNI (Persatuan Tunanetra Indonesia) Jatim
42. PTSB Masjid Hidayatullah, Sidoarjo
43. PTSB Sentul City Bogor
44. PTSB Juri/Peserta MTQ Nasional Jatim
45. PTSB Guru-guru Al Falah Tropodo
46. PTSB Masjid Pondok Indah Jakarta
47. PTSB Consultant of International Marketing Jakarta
48. PTSB Islamic Center, Jombang
49. PTSB Masjid Cheng Ho Pandaan
50. PTSB TMII Jakarta
51. PTSB Kab. Karimun Riau
52. PTSB TV9 Sby
53. PTSB Freeport
54. PTSB UINSA Sby
55. PTSB Bank Indonesia-Sholat dan Pengembangan Karakter
56. PTSB KJRI Amerika Serikat dan Canada
57. PTSB Keluarga Besar Yayasan Pendidikan Al Hikmah Surabaya
58. PTSB Keluarga Besar Yayasan Pendidikan Khadijah Surabaya
59. PTSB Keluarga Besar Yayasan Pendidikan Al Falah Surabaya dan Sidoarjo
Suatu kebahagiaan sudah diberikan kesempatan untuk mengikuti PTSB yang diberikan oleh Prof. Dr. Moh. Ali Aziz, M.Ag kepada kami. Materi baru yang diberikan beliau kepada kami, terkhusus saya pribadi. Memberikan pengaruh yang sangat luar biasa pada diri saya sendiri, tak sia-sia, jika hal itu diterapkan dalam kehidupan.
Tak hanya berlaku pada anak remaja saja, orang tua pun bisa mengikuti acara PTSB yang telah tersedia dan diadakan. Hal itu bertujuan untuk menambah wawasan kepada kami semua agar menjalankan ibadah shalat tak hanya tertuju pada gerakan rakaat yang sudah diajarkan, melainkan juga sebagai langkah jika dengan shalat, semua akan berubah menjadi baik-baik saja, dalam raga ataupun jiwa.

“Barangsiapa tidak senang dengan keputusan dan takdirku. Maka hendaknya ia mencari Tuhan selain aku.” (Hqr. At-Thabarany) dari Abi Hind Al-Dary r.a. -176
“Barangsiapa tidak beriman pada takdir-Ku, enak atau tidak enak, maka aku tidak akan mengurusinya lagi.” (Hqr. Abu Ya’la) dari Abu Hurairah r.a. -177
Dalam kedua arti diatas, sudah dapat diartikan jika dalam kehidupan itu tidak semuanya akan berjalan baik-baik saja, semua sudah diatur dalam keputusan dan Takdir yang sudah ditentukan oleh-Nya, suka atau tidak. Keputusan yang terbaik slalu ada ditangan-Nya. hendaknya kita sebagai manusia harusnya mensyukuri apa yang sudah diberikan oleh-Nya pada kita. Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang beriman kepada-Nya.
Kedua hadits tersebut adalah hadits yang tercantum dalam buku 60 Menit Terapi Shalat Bahagia. Dalam acara yang sudah diberikan kepada saya minggu lalu, tak hanya materi saja yang diberikan, peraktik pun juga dilakukan.
Sebagai manusia yang kaya akan dosa, hendaknya kita sudah cukup menghentikan dengan amalan-amalan yang baik. Meminta perlindungan pada-Nya dari kebahagiaan dunia saja. Shalat menjadi tujuan utama yang akan dilakukan jika sudah melakukan perbuatan yang melukai diri sendiri maupun orang lain. Tetapi shalat terbaik adalah shalat yang dilakukan dengan khusyu’ dan menambahkan do’a-do’a didalamnya.
Adapula ilmu terapan sholat yang saya peroleh dalam PTSB, adalah sebagai berikut:
Adapula ilmu terapan sholat yang saya peroleh dalam PTSB, adalah sebagai berikut:
Kata kunci Terapi Shalat Bahagia :
1. Subhan
Dalam keadaan berdiri pun, kita seharusnya menyertai do’a ataupun renungan yang berisikan rasa syukur, bimbingan dan ketahanan iman untuk melawan hawa nafsu.
2. Turut
Dalam keadaan rukuk, sertakan tunduk (Menyerahkan hidup-mati, sehat-sakit, kaya-miskin, dan persoalan lainnya.), selain itu juga menurut akan segala perintah-Nya.
Tak hanya itu, didalam rukuk ini juga sebagai wadah ekspresi siap mati (Rukuk sejati, penangkal stres, serius istighfar dan meraih kemuliaan).
3. Hadir
Dalam keadaan i’tidal, hendaknya memberikan hak pujian kepada Allah SWT, bukan orang lain. Takdir Allah SWT harus dijalankan dengan ikhlas dan ridho.
4. Masjid
Dalam keadaan sujud, hendaknya kita meminta maaf atas segala dosa yang diperbuat, meminta agar diberikan sinar pada hati, lidah, mata dan telinga, dan menyerahkan pada Allah atas segala hidup yang diiberikan oleh kita dari-Nya.
5. Aksi
Dalam duduk antara dua sujud, hendaklah kita meminta ampunan, kasih, sejahteta dan iman.
6. Sosial
Dalam tasyahud, sholawat untuk Nabi SAW, persaksian jika tiada Tuhan selain Engkau, dan Muhammad adalah utusan-Mu, slalu bertawakal, menyerahkan diri hanya kepada-Nya dan nunggu hasil terbaik yang diberikan oleh-Nya pada kita.
6 poin yang ada diatas, harus dilakukan dengan sungguh-sungguh. Berhenti mengeluh dan bersabar untuk menunggu datangnya keajaiban. Terapkan setiap waktu, cara melakukannya pun dengan cara melakukan do’a/niat sholat, renungan dalam hati, lalu gerakan. Semua dilakukan dengan memperbanyak do’a dalam sholat daripada setelahnya. Dilakukannya jangan sesekali tetapi selalu (bertahap). Untuk melakukan itu tulislah terlebih dahulu Daftar Anugerah (DA) dan Daftar Masalah dan Harapan (DMH). Diucapkan harus didalam hati, boleh membaca, menangis bahkan memejamkan mata.

Tidak hanya hal itu, di sana saya juga diberi waktu pelatihan untuk mempraktikkannya. Hal yang sangat bermanfaat tentunya. Untuk mendapatkan kebahagiaan, harus lakukan terlebih dahulu setelah diberi ilmu.
Pendalaman sekaligus pelatihan yang diberikan Prof. Dr. Moh. Ali Aziz, M.Ag sangat membantu kita untuk mengatasi berbagai masalah kehidupan, tak hanya hidup melainkan juga permasalahan diri, terutama untuk kondisi tubuh. Tidak hanya sholat semata, tetapi juga sebagai terapi pula. Kajian yang baik dan sangat bermanfaat, akan memberikan pengaruh yang istimewa dalam terwujudnya hidup bahagia.
Semoga ilmu ini bermanfaat untuk kita semua, bagi saya maupun pembaca, tetap sebarkan ilmu yang positif, lihatlah manfaatnya bukan seberapa kaya akan katanya. Semua akan bermanfaat, jika kita menerima dengan hati terbuka.
Terima Kasih
Wassalamualaikum Wr. Wb
Terima Kasih
Wassalamualaikum Wr. Wb
